Author: Dwi

Home / Dwi
Jakarta Siaga Banjir 2026: Ancaman Nyata, Respons Diperkuat dari Hulu hingga Hilir
4 Maret 20264 Maret 2026
Pos

Jakarta Siaga Banjir 2026: Ancaman Nyata, Respons Diperkuat dari Hulu hingga Hilir

Jakarta – Ancaman banjir kembali menjadi perhatian serius di ibu kota memasuki puncak musim hujan 2026. Data terbaru dari BPBD DKI Jakarta menunjukkan bahwa risiko banjir di Jakarta masih tinggi, dipicu kombinasi faktor alam dan aktivitas manusia yang semakin kompleks. Sebagai pusat ekonomi dengan populasi lebih dari 11 juta jiwa, Jakarta menghadapi tekanan besar dari...

Perkuat Ketangguhan Komunitas, PKPA Gaungkan Aksi Respon Kolaboratif Lewat Forum LokaNusa
4 Maret 20264 Maret 2026
Pos

Perkuat Ketangguhan Komunitas, PKPA Gaungkan Aksi Respon Kolaboratif Lewat Forum LokaNusa

Upaya memperkuat ketangguhan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan sosial terus didorong oleh Yayasan PKPA Indonesia melalui forum berbagi pengetahuan bertajuk PKPA Sharing Webinar LokaNusa. Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk mendorong aksi respon yang lebih terstruktur, inklusif, dan berbasis kekuatan lokal. Dalam forum tersebut, PKPA menekankan bahwa pendekatan pembangunan dan respon kemanusiaan tidak lagi bisa...

Kepemimpinan Lokal Jadi Kunci Sumbar Bangkit Pascabencana
4 Maret 20264 Maret 2026
Pos

Kepemimpinan Lokal Jadi Kunci Sumbar Bangkit Pascabencana

Bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Sumatera Barat pada akhir November 2025 meninggalkan dampak besar bagi masyarakat. Hujan ekstrem yang terjadi selama beberapa hari menyebabkan sungai meluap dan lereng runtuh, memicu banjir bandang atau galodo di sejumlah wilayah seperti Kabupaten Agam, Kota Padang, dan Kabupaten Solok. Hingga awal 2026, ribuan warga masih berjuang untuk...

Dari Tanggap Darurat ke Pemulihan: Peran Lembaga Lokal Bangkitkan Komunitas Pascabencana
4 Maret 20264 Maret 2026
Pos

Dari Tanggap Darurat ke Pemulihan: Peran Lembaga Lokal Bangkitkan Komunitas Pascabencana

Ketika bencana datang, warga setempat hampir selalu menjadi pihak pertama yang bergerak. Sebelum bantuan dari luar tiba, masyarakat saling menolong dengan apa yang mereka miliki. Dari sinilah peran lembaga lokal menjadi sangat penting mengorganisir solidaritas spontan menjadi aksi yang lebih terarah dan berdampak. Pengalaman penanganan bencana banjir di Sumatera menunjukkan bahwa respons cepat berbasis komunitas...

Dari “Pulih” ke “Sembuh”: Jalan Panjang Penyintas Banjir dan Longsor di Langkat
4 Maret 20264 Maret 2026
Pos

Dari “Pulih” ke “Sembuh”: Jalan Panjang Penyintas Banjir dan Longsor di Langkat

Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, meninggalkan luka mendalam bagi masyarakat. Bencana berskala besar itu tidak hanya merusak ribuan infrastruktur, tetapi juga merenggut banyak nyawa dan memaksa puluhan ribu orang mengungsi. Hingga berbulan-bulan setelah kejadian, kehidupan memang mulai berjalan kembali. Namun bagi banyak penyintas, proses untuk benar-benar bangkit masih jauh...

Kongres LokaNusa “Lokal Berbicara, Global Mendengar” Diselenggarakan di Mojokerto
7 Oktober 20257 Oktober 2025
Pos

Kongres LokaNusa “Lokal Berbicara, Global Mendengar” Diselenggarakan di Mojokerto

Telah terselenggara kongres LokaNusa (Forum Pelokalan Indonesia) pada 02-03 Oktober 2025 di Mojokerto. Dengan dihadiri lebih dari 30 NGO/CSO lokal di Indonesia baik secara daring maupun luring, kongres yang bertemakan “Lokal berbicara, Global Mendengar” sukses diselenggarakan dengan hasil yang disebut “Deklarasi Kemanusiaan LokaNusa”. LokaNusa yang telah hadir sejak 2023 sebagai forum wadah ide gagasan pelokalan...

Deklarasi Kemanusiaan Forum LokaNusa Resmi di Deklarasikan
7 Oktober 20257 Oktober 2025
Pos

Deklarasi Kemanusiaan Forum LokaNusa Resmi di Deklarasikan

Pasca melakukan Kongres yang pertama, Forum Pelokalan Indonesia, LokaNusa, mendeklarasikan diri sebagai wadah kolektif para pelaku kemanusiaan lokal untuk memperkuat posisi, kapasitas, dan peran strategis dalam sistem kemanusiaan global, Jumat (3/10). Dengan mengusung semangat “Lokal Bicara, Global Mendengar”, LokaNusa menegaskan bahwa masyarakat dan organisasi lokal adalah garda terdepan dalam respon bencana maupun krisis kemanusiaan. Mereka tidak...

Pelokalan dalam Point SDGs Kemitraan
6 Oktober 20256 Oktober 2025
Pos

Pelokalan dalam Point SDGs Kemitraan

Pembangunan berkelanjutan menjadi salah satu fokus utama dalam agenda global melalui Sustainable Development Goals (SDGs). Salah satu poin penting dalam SDGs adalah SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, yang menekankan pentingnya kolaborasi antar berbagai pemangku kepentingan dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.   Termasuk dalam konteks pelokalan, konsep pelokalan SDGs menjadi strategi krusial untuk memastikan bahwa...

“Pelokalan” Menghargai Keberagama
6 Oktober 20256 Oktober 2025
Pos

“Pelokalan” Menghargai Keberagama

Pelokalan yang diusung dalam Grand Bargain pada 2016, tampaknya tidak memunculkan definisi utuh terkait pelokalan sehingga terjadi perbedaan mulai muncul antara visi yang ditetapkan oleh organisasi lokal, dan visi yang dianut oleh lembaga donor besar dan LSM internasional. Meskipun dalam kedua belah pihak tidak mendapat definisi yang sama namun hal yang pasti menjadi perhatian adalah...

4 Hambatan “Pelokalan” Lembaga Kemanusiaan di Indonesia
6 Oktober 20256 Oktober 2025
Pos

4 Hambatan “Pelokalan” Lembaga Kemanusiaan di Indonesia

Pelokalan yang berusaha dikembangkan oleh lembaga atau organisasi kemanusiaan di Indonesia menghadapi berbagai hambatan yang cukup kompleks, baik dari segi regulasi, pendanaan, hingga kapasitas sumber daya manusia. Meskipun ada dorongan untuk memperkuat peran organisasi lokal dalam respons kemanusiaan, tantangan seperti birokrasi yang rumit, keterbatasan akses pendanaan internasional, serta kurangnya koordinasi antara pemerintah dan organisasi non-pemerintah...