Kategori: Publikasi Kami

Merawat Ingatan, Menguatkan Komunitas Lokal: Pelajaran dari Modal Sosial dan Pengetahuan Lokal dalam Menghadapi Bencana
5 Juni 20265 Juni 2026
Pos

Merawat Ingatan, Menguatkan Komunitas Lokal: Pelajaran dari Modal Sosial dan Pengetahuan Lokal dalam Menghadapi Bencana

Ketika gempa bumi berkekuatan 7,5 magnitudo mengguncang Sulawesi Tengah pada 28 September 2018, disusul tsunami dan likuefaksi yang meluluhlantakkan sejumlah wilayah, perhatian dunia tertuju pada besarnya kerusakan yang ditimbulkan. Ribuan rumah hancur, infrastruktur lumpuh, dan ribuan jiwa kehilangan keluarga maupun tempat tinggal. Namun di tengah tragedi itu, ada satu hal yang jarang masuk dalam perhitungan...

Dari Data ke Perubahan: Mengapa Riset Menjadi Kunci Pelokalan Bantuan Kemanusiaan di Indonesia
5 Juni 20265 Juni 2026
Pos

Dari Data ke Perubahan: Mengapa Riset Menjadi Kunci Pelokalan Bantuan Kemanusiaan di Indonesia

Di tengah meningkatnya frekuensi bencana alam dan krisis kemanusiaan, diskusi mengenai pelokalan bantuan kemanusiaan semakin menguat di Indonesia. Namun pertanyaan mendasarnya adalah: bagaimana memastikan bahwa pelokalan tidak berhenti sebagai slogan, melainkan menjadi perubahan nyata dalam praktik kemanusiaan? Salah satu jawabannya terletak pada riset. Dalam diskusi Forum Pelokalan Indonesia yang digelar pada Juli 2023, Humanitarian Advisory...

Ketika Komunitas Lokal Menjadi Garda Terdepan Kemanusiaan
5 Juni 20265 Juni 2026
Pos

Ketika Komunitas Lokal Menjadi Garda Terdepan Kemanusiaan

Ketika gempa bumi dan tsunami melanda Sulawesi Tengah pada September 2018, ribuan orang kehilangan rumah, keluarga, dan sumber penghidupan mereka. Namun di tengah situasi yang kacau, muncul sebuah kenyataan yang kemudian mengubah cara pandang banyak pihak terhadap respons kemanusiaan: masyarakat lokal ternyata menjadi pihak yang pertama bergerak, paling memahami kebutuhan korban, dan mampu mengambil peran...

Dari Palu untuk Dunia: Ketika Kepemimpinan Lokal Mengubah Wajah Bantuan Kemanusiaan
5 Juni 20265 Juni 2026
Pos

Dari Palu untuk Dunia: Ketika Kepemimpinan Lokal Mengubah Wajah Bantuan Kemanusiaan

Pada petang 28 September 2018, bumi Sulawesi Tengah berguncang hebat. Gempa berkekuatan 7,4 magnitudo yang disusul tsunami menghantam Kota Palu dan wilayah sekitarnya. Dalam hitungan menit, ribuan nyawa melayang, permukiman rata dengan tanah, dan lebih dari 200.000 orang kehilangan tempat tinggal. Namun di tengah tragedi kemanusiaan itu, lahir sebuah perubahan yang mungkin akan dikenang jauh...

SERIAL DISKUSI PELOKALAN LOKANUSA “Aksi Merespon Peringatan Dini yang Dipimpin oleh Komunitas Lokal”
15 April 202615 April 2026
Pos

SERIAL DISKUSI PELOKALAN LOKANUSA “Aksi Merespon Peringatan Dini yang Dipimpin oleh Komunitas Lokal”

Indonesia menghadapi realitas bahwa hampir seluruh bencana yang terjadi didominasi oleh bencana hidrometeorologi yang kian diperparah oleh perubahan iklim. Dalam situasi ini, sistem peringatan dini tidak cukup hanya berhenti pada informasi, tetapi harus mampu mendorong aksi cepat yang menyelamatkan. “Siapa yang seharusnya memimpin aksi tersebut?” Melalui diskusi ini, LokaNusa mengajak kita semua untuk melihat lebih...

Anggota Forum LokaNusa – PKPA dan Mercy Relief Salurkan Ratusan Paket Bantuan untuk Warga Desa Tanjung Gelumpang
15 April 202615 April 2026
Pos

Anggota Forum LokaNusa – PKPA dan Mercy Relief Salurkan Ratusan Paket Bantuan untuk Warga Desa Tanjung Gelumpang

Tanjung Gelumpang, 13 April 2026 — Upaya pemulihan bagi masyarakat terdampak kembali dilakukan oleh Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) dengan dukungan Mercy Relief melalui pendistribusian ratusan paket bantuan di Desa Tanjung Gelumpang, Senin (13/4). Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 131 paket hygiene kits dan 81 paket shelter kits disalurkan kepada warga. Paket shelter kits...

Kolaborasi sebagai Kunci: Pembelajaran Respon Bencana oleh Rumah Berkelanjutan di Aceh Tengah
6 April 20266 April 2026
Pos

Kolaborasi sebagai Kunci: Pembelajaran Respon Bencana oleh Rumah Berkelanjutan di Aceh Tengah

Bencana banjir bandang yang melanda wilayah Sumatra pada akhir tahun 2025 kembali mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan serta respon cepat dari berbagai pihak. Dalam situasi tersebut, organisasi masyarakat sipil memainkan peran strategis dalam menjangkau masyarakat terdampak, terutama di wilayah yang sulit diakses. Salah satu lembaga yang turut terlibat aktif adalah Rumah Berkelanjutan, sebuah organisasi nasional yang berbasis...

Menguatkan dari Akar: Peran Anggota Forum LokaNusa JEMARI Sakato dalam Mendorong Kebijakan Partisipatif dan Ketangguhan Bencana
6 April 20266 April 2026
Pos

Menguatkan dari Akar: Peran Anggota Forum LokaNusa JEMARI Sakato dalam Mendorong Kebijakan Partisipatif dan Ketangguhan Bencana

Di tengah meningkatnya frekuensi bencana dan kompleksitas tantangan pembangunan di Indonesia, kebutuhan akan pendekatan yang inklusif dan berbasis komunitas semakin mendesak. Di Sumatera Barat, salah satu organisasi yang konsisten mendorong pendekatan tersebut adalah JEMARI Sakato. JEMARI Sakato merupakan anggota resmi dari Forum Lokanusa yang memiliki komitmen melakukan pendekatan berbasis komunitas lokal. Didirikan pada 14 Juli...

Respon Lembaga Jemari Sakato di Sumatera Barat: Praktik Baik Penanganan Bencana Berbasis Komunitas Lokal
6 April 20266 April 2026
Pos

Respon Lembaga Jemari Sakato di Sumatera Barat: Praktik Baik Penanganan Bencana Berbasis Komunitas Lokal

Bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Sumatera pada akhir November hingga Desember 2025 menjadi salah satu krisis kemanusiaan besar dalam beberapa tahun terakhir. Banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di berbagai wilayah seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menimbulkan dampak luas, baik dari sisi korban jiwa maupun kerusakan infrastruktur. Dalam situasi tersebut, respon cepat...

PKPA Perkuat Respons dan Transisi Pemulihan Banjir–Longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar
13 Maret 202613 Maret 2026
Pos

PKPA Perkuat Respons dan Transisi Pemulihan Banjir–Longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra pada akhir 2025 memperlihatkan kembali tingginya kerentanan kawasan ini terhadap bencana hidrometeorologi. Ribuan warga terdampak, rumah rusak, serta akses layanan dasar seperti air bersih, kesehatan, dan pendidikan terganggu. Merespons kondisi tersebut, Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) menjalankan program tanggap darurat...