Indonesia menghadapi realitas bahwa hampir seluruh bencana yang terjadi didominasi oleh bencana hidrometeorologi yang kian diperparah oleh perubahan iklim. Dalam situasi ini, sistem peringatan dini tidak cukup hanya berhenti pada informasi, tetapi harus mampu mendorong aksi cepat yang menyelamatkan. “Siapa yang seharusnya memimpin aksi tersebut?” Melalui diskusi ini, LokaNusa mengajak kita semua untuk melihat lebih...
Kategori: Berita LokaNusa
Anggota Forum LokaNusa – PKPA dan Mercy Relief Salurkan Ratusan Paket Bantuan untuk Warga Desa Tanjung Gelumpang
Tanjung Gelumpang, 13 April 2026 — Upaya pemulihan bagi masyarakat terdampak kembali dilakukan oleh Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) dengan dukungan Mercy Relief melalui pendistribusian ratusan paket bantuan di Desa Tanjung Gelumpang, Senin (13/4). Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 131 paket hygiene kits dan 81 paket shelter kits disalurkan kepada warga. Paket shelter kits...
Kolaborasi sebagai Kunci: Pembelajaran Respon Bencana oleh Rumah Berkelanjutan di Aceh Tengah
Bencana banjir bandang yang melanda wilayah Sumatra pada akhir tahun 2025 kembali mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan serta respon cepat dari berbagai pihak. Dalam situasi tersebut, organisasi masyarakat sipil memainkan peran strategis dalam menjangkau masyarakat terdampak, terutama di wilayah yang sulit diakses. Salah satu lembaga yang turut terlibat aktif adalah Rumah Berkelanjutan, sebuah organisasi nasional yang berbasis...
Menguatkan dari Akar: Peran Anggota Forum LokaNusa JEMARI Sakato dalam Mendorong Kebijakan Partisipatif dan Ketangguhan Bencana
Di tengah meningkatnya frekuensi bencana dan kompleksitas tantangan pembangunan di Indonesia, kebutuhan akan pendekatan yang inklusif dan berbasis komunitas semakin mendesak. Di Sumatera Barat, salah satu organisasi yang konsisten mendorong pendekatan tersebut adalah JEMARI Sakato. JEMARI Sakato merupakan anggota resmi dari Forum Lokanusa yang memiliki komitmen melakukan pendekatan berbasis komunitas lokal. Didirikan pada 14 Juli...
Respon Lembaga Jemari Sakato di Sumatera Barat: Praktik Baik Penanganan Bencana Berbasis Komunitas Lokal
Bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Sumatera pada akhir November hingga Desember 2025 menjadi salah satu krisis kemanusiaan besar dalam beberapa tahun terakhir. Banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di berbagai wilayah seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menimbulkan dampak luas, baik dari sisi korban jiwa maupun kerusakan infrastruktur. Dalam situasi tersebut, respon cepat...
PKPA Perkuat Respons dan Transisi Pemulihan Banjir–Longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra pada akhir 2025 memperlihatkan kembali tingginya kerentanan kawasan ini terhadap bencana hidrometeorologi. Ribuan warga terdampak, rumah rusak, serta akses layanan dasar seperti air bersih, kesehatan, dan pendidikan terganggu. Merespons kondisi tersebut, Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) menjalankan program tanggap darurat...
Jakarta Siaga Banjir 2026: Ancaman Nyata, Respons Diperkuat dari Hulu hingga Hilir
Jakarta – Ancaman banjir kembali menjadi perhatian serius di ibu kota memasuki puncak musim hujan 2026. Data terbaru dari BPBD DKI Jakarta menunjukkan bahwa risiko banjir di Jakarta masih tinggi, dipicu kombinasi faktor alam dan aktivitas manusia yang semakin kompleks. Sebagai pusat ekonomi dengan populasi lebih dari 11 juta jiwa, Jakarta menghadapi tekanan besar dari...
Perkuat Ketangguhan Komunitas, PKPA Gaungkan Aksi Respon Kolaboratif Lewat Forum LokaNusa
Upaya memperkuat ketangguhan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan sosial terus didorong oleh Yayasan PKPA Indonesia melalui forum berbagi pengetahuan bertajuk PKPA Sharing Webinar LokaNusa. Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk mendorong aksi respon yang lebih terstruktur, inklusif, dan berbasis kekuatan lokal. Dalam forum tersebut, PKPA menekankan bahwa pendekatan pembangunan dan respon kemanusiaan tidak lagi bisa...
Kepemimpinan Lokal Jadi Kunci Sumbar Bangkit Pascabencana
Bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Sumatera Barat pada akhir November 2025 meninggalkan dampak besar bagi masyarakat. Hujan ekstrem yang terjadi selama beberapa hari menyebabkan sungai meluap dan lereng runtuh, memicu banjir bandang atau galodo di sejumlah wilayah seperti Kabupaten Agam, Kota Padang, dan Kabupaten Solok. Hingga awal 2026, ribuan warga masih berjuang untuk...
Dari Tanggap Darurat ke Pemulihan: Peran Lembaga Lokal Bangkitkan Komunitas Pascabencana
Ketika bencana datang, warga setempat hampir selalu menjadi pihak pertama yang bergerak. Sebelum bantuan dari luar tiba, masyarakat saling menolong dengan apa yang mereka miliki. Dari sinilah peran lembaga lokal menjadi sangat penting mengorganisir solidaritas spontan menjadi aksi yang lebih terarah dan berdampak. Pengalaman penanganan bencana banjir di Sumatera menunjukkan bahwa respons cepat berbasis komunitas...









